Tampilkan postingan dengan label Paris attack. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paris attack. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 November 2015

Apa Itu False Flag?

Arti Istilah False Flag - Akhir-akhir ini marak sekali orang menulis mengenai false flag menyusul berbagai kekacauan di berbagai negara di dunia. Tindakan tersebut dapat berupa serangan senjata, pengeboman, dan bom bunuh diri. Banyak yang mengatakan bahwa kejadian-kejadian tersebut merupakan sebuah false flag operation. Lantas apakah arti dari false flag itu sendiri? Secara bahasa, false flag dapat diartikan sebagai bendera palsu. Secara istilah, false flag operation diartikan sebuah serangan operasi rahasia intelejen/pemerintah yang dibuat sedemikian rupa sehingga menggiring opini publik bahwa pelaku serangan adalah kelompok lain dan publik mempercayai apa yang telah pemerintah lakukan dan katakan. Operasi ini tidak hanya dilakukan terhadap negara yang menjadi musuh, namun juga bisa terjadi dalam negara yang diperintahkannya sendiri. Di abad ke-20 ini, sangat jelas bahwa banyak kekacauan dan serangan ditujukan untuk menciptakan wabah Islamphobia (ketakutan yang sangat terhadap Islam) meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian aksi terorisme yang terjadi dilakukan oleh kelompok ekstrimis Islam seperti ISIS, Al Qaeda, Taliban, dll yang mengaku sebagai Jihadis padahal tindakan yang mereka lakukan bukanlah representasi dari Islam. Namun saat ini banyak masyarakat yang sudah mulai melek dan menduga bahwa organisasi-organisasi teroris tersebut sebenarnya adalah bentukan badan intelegen barat seperti CIA untuk menciptakan sebuah false flag. (Wallahu a'lam)

Pelaku False Flag - Selama beberapa dekade ini, banyak terjadi peristiwa yang diduga sebagai sebuah operasi false flag. Hal terbaru yang diduga sebagai false flag adalah Aksi Terorisme di Paris pada 13 November 2015 lalu terlebih ketika muncul gambar perempuan yang selalu ada di lokasi kekacauan di beberapa negara. Gambar tersebut pun menjadi viral dan menguatkan opini bahwa Aksi Terorisme di Paris tersebut merupakan operasi false flag dan disutradarai oleh orang/pihak yang sama dengan beberapa aksi terorisme atau penyerangan yang lain.  Orang-orang yang sering berada di beberapa tempat kekacauan tersebut dikenal dengan sebutan "Crisis Actor". Berikut ini adalah beberapa gambar dalam berbagai peristiwa kekacauan di tempat yang berbeda yang menunjukkan orang-orang yang diduga sebagai Crisis actor.

  1. Wanita ini muncul pada peristiwa penembakan yang terjadi di sekolah dasar Sandy Hook Amerika Serikat pada 14 Desember 2012, peristiwa pengeboman saat Maraton Boston 15 April 2013, dan peristiwa penembakan di Aurora , Colorado pada tahun 2012. Foto wanita ini pun juga disebut-sebut ada dalam kekacauan yang terjadi di Paris bulan November 2015 ini.

  2. Dylan Hockley, dia salah satu siswa yang menjadi korban tewas dalam peristiwa penembakan di SD Sandy Hook 2012. Namun,  pada januari 2013 muncul foto seorang anak mirip Dyan Hockley yang berfoto bersama Obama.

  3. Foto laki-laki yang kehilangan kaki saat pengeboman pada Boston Marathon ini diduga merupakan Nick Vogt - seorang tentara Amerika Serikat yang kehilangan kakinya saat di Afghanistan.


Artikel diadaptasi dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat :)

Klik Berdasarkan Label:

Jumat, 13 November 2015

Aksi Terorisme di Paris Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Attack in Paris - Tadi malam, tepatnya tanggal 13 November 2015 terjadi peristiwa yang membuat warga Paris menangis pilu. Telah terjadi aksi terorisme di Kota Paris. Otoritas Perancis mengumumkan keadaan darurat nasional menyusul adanya serangan senjata dan bom bunuh diri di beberapa tempat di Kota Paris . Penduduk Paris diminta untuk tetap berada di dalam rumah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Ratusan orang menjadi korban dari kekejaman para teroris. Laporan dari BBC News menyatakan bahwa orang-orang bersenjata telah menyandera banyak orang dan banyak korban lainnya tewas dalam serangan bom bunuh diri didekat stadion nasional Perancis Stade de France dan serangan senjata di restoran pusat kota. Sekitar 1500 personil militer dikerahkan untuk mengatasi serangan teroris yang menewaskan sedikitnya 100 orang tersebut.

#saveparis, Terrorist Attack Paris - Masyarakat dunia pun ikut berbela sungkawa terhadap kejadian yang menimpa kota di negara yang membesarkan nama salah satu penyanyi kebanggan Indonesia yaitu Anggun C. Sasmi. Di media sosial, pun muncul hastag yang menjadi trending hastag setelah peristiwa tersebut yaitu #saveparis dan #PrayforParis. Para netizen ikut prihatin dan berbela sungkawa terhadap penduduk yang menjadi korban serangan tersebut. Ucapan bela sungkawa pun muncul dari berbagai pemimpin dunia seperti Barack Obama (Presiden US), David Cameron dan Justin Tredeau (PM. Canada).

Pelaku Teror Paris - Dikutip dari Daily Mail (Sabtu, 14/11/2015), juru bicara Kejaksaan Paris mengatakan bahwa tiga pelaku tewas saat melakukan aksi bom bunuh diri di luar stadion nasional Stade de France saat berlangsungnya pertandingan persahabatan sepakbola antara tim nasional Perancis melawan Jerman. Ramai dibicarakan bahwa ISIS adalah pelaku aksi terorisme tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi bahwasannya ISIS lah pelaku serangan teror Paris. Jaksa Paris - Francois Molins mengatakan salah satu teroris yang tewas adalah warga Perancis berusia 30 tahun (CNN, 15/11/2014). Selain 129 orang tewas, terdapat 352 korbn mengalami luka dan 99 diantaranya mengalami luka serius.
Photo by Reuters

Tempat-tempat yang menjadi sasaran teroris adalah:
  • Serangan senjata dan sandera di Bataclan Concert Hall, 11th district
  • Serangan senjata di Le Carillon and Le Petit Cambodge
  • Serangan senjata di La Belle Equipe
  • Serangan bom bunuh diri di dekat Stade de France, St Denis Paris Utara. Bom bunuh diri terjadi di dekat tempatterselenggaranya pertandingan sepakbola Prancis Vs Jerman.
Peta Lokasi Serangan